Baterai Nuklir PN Junction

Baterai nuklir ini memanfaatkan sifat radioisotop yang dapat menimbulkan berondongan elektron (avalanche) pada salah satu elemen diode semikonduktor yang dipasang di dalam wadah baterai. Bahan semikonduktor yang dapat menghasilkan berondongan elektron akibat terkena radiasi adalah Antimon. Sedangkan untuk elektrode positifnya digunakan Silikon. Berondongan elektron yang terbentuk akan ditarik oleh elektrode positif dan saat penyerahan muatan listrik akan timbul arus listrik searah seperti yang terjadi pada baterai nuklir CPD. Baterai nuklir PN junction ini, walaupun tegangannya rendah, tetapi arus yang dihasilkan jauh lebih besar daripada baterai nuklir lainnya.

Sumber radioisotop yang digunakan adalah Prometium-147 (Pm-147) yang mempunyai waktu paro 2,5 tahun, sehingga umur pakai baterai nuklir jenis ini bisa mencapai sekitar 5 tahun.

Struktur baterai nuklir PN junction ini dapat dilihat berikut ini :
Sumber : Wardhana, Wisnu Arya.2006.Teknologi Nuklir, Proteksi Radiasi dan Aplikasinya.Yogyakarta:Penerbit ANDI

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Powered by Blogger | Printable Coupons