Baterai Nuklir High Speed Electrons Battery

Baterai ini dinamakan juga sebagai baterai nuklir Beta, sesuai dengan jenis radiasi yang dipancarkan oleh radioisotop yang digunakannya. Baterai nuklir ini bisa menghasilkan tegangan sampai beberapa ribu volt. Tegangan yang tinggi ini dipengaruhi oleh kerapatan insulator yang digunakan, sehingga tidak terjadi kebocoran yang dapat menimbulkan ionisasi udara di sekitar terminal elektrodenya.

Arus yang dihasilkan masih rendah dan perlu dinaikkan lagi dengan memperhatikan masalah nuclear barrier transmission. Radioisotop yang digunakan dalam batterai ini adalah Strontium-90 (Sr-90) yang memiliki waktu paro 28 tahun, sehingga umur pakai batterai nuklir jenis ini bisa dua kali waktu paronya, yaitu 56 kene tahun. Struktur baterai nuklir jenis ini dapat dilihat sebagai berikut :

 Keterangan :
1 = Insulator
2 = Sumber Radioisotop
3 = Tabung Metal
4 = Radiasi Beta






Sumber : Wardhana, Wisnu Arya.2006.Teknologi Nuklir, Proteksi Radiasi dan Aplikasinya.Yogyakarta : Penerbit ANDI

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Powered by Blogger | Printable Coupons